Pada bagian ini, akan dibahas mengenai bagaimana cara menghitung luas daerah
yang dibatasi oleh lingkaran. Yang dimaksud dengan lingkaran di sini adalah garis
lengkung yang titik-titiknya berjarak tetap terhadap suatu titik tertentu. Titik tertentu
ini dinamakan titik pusat lingkaran. Namun sebelumnya, akan diperkenalkan tentang
jari-jari dan diameter lingkaran serta bagaimana menghitung keliling lingkaran.
Jari-jari dan Diameter Lingkaran
Perhatikanlah gambar lingkaran dengan titik pusat O berikut:
Jarak dari titik pusat ke setiap titik pada lingkaran dinamakan jari-jari lingkaran.
Pada gambar tersebut jarak titik O ke titik A sama dengan jarak titik O ke titik B
yang dalam hal ini merupakan jari-jari lingkaran. Jari-jari lingkaran biasanya
dilambangkan dengan r.
Diameter lingkaran adalah panjang ruas garis lurus yang melalui titik pusat dan
menghubungan dua buah titik pada lingkaran. Sebagai contoh, perhatikan gambar lingkaran berikut ini.
itik pusat lingkaran pada gambar di atas adalah O. Titik A, B, C, dan D
ada pada lingkaran. Ruas garis AC dan BD melalui titik O. Panjang ruas garis
AC sama dengan ruas garis BD yang merupakan diameter lingkaran tersebut.
Diameter lingkaran dilambangkan dengan d. Diameter lingkaran sama dengan
dua kali jari-jarinya. Dengan demikian,
Contoh
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 6 cm. Berapa cm panjang diameternya?
Jawab:
r = 6 cm
Panjang diameter lingkaran adalah d =2× r
= 2 × 6 cm
= 12 cm
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 6 cm. Berapa cm panjang diameternya?
Jawab:
r = 6 cm
Panjang diameter lingkaran adalah d =2× r
= 2 × 6 cm
= 12 cm
Jadi, panjang diameter lingkaran tersebut adalah 12 cm.






No comments:
Post a Comment