google analytic

Sunday, May 12, 2019

Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif


Selain dengan cara generatif, tumbuhan juga berkembang biak secara vegetatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan tanpa melalui perkawinan. Pada perkembangbiakan vegetatif tidak terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan secara vegetatif ada yang berlangsung secara alami dan karena bantuan manusia.

a. Perkembangbiakan vegetatif alami

Ada bermacam-macam cara perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain:

1) Tunas

Tunas dapat tumbuh melalui pangkal batang, akar, atau daun. Pernahkah kamu melihat pohon pisang yang masih kecil? Pohon tersebut tumbuh di dekat induknya. Pohon pisang adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas batang.

Tumbuhan yang juga berkembang biak dengan tunas batang adalah tebu dan bambu. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas akar adalah sukun, cemara, dan kesemek. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas tumbuh pada daun adalah cocor bebek. Tunas yang tumbuh pada akar dan daun disebut tunas adventif.

2) Umbi akar

Umbi akar berguna untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar tidak berkuncup, tidak berdaun, tidak bermata tunas, dan tidak berbuku-buku. Tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi akar adalah bunga dahlia dan wortel. Sisa batang pada pangkal umbi dapat memunculkan tunas. Akar tunas baru akan tumbuh dari bagian sisa batang jika umbi akar tersebut ditanam.

3) Umbi batang 

Kentang, talas, dan ubi jalar merupakan contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Umbi batang sesungguhnya merupakan batang yang tumbuh menggembung di dalam tanah. Umbi batang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan 

4) Umbi lapis 

Pernahkah kamu melihat bawang merah? Jika diiris, bentuk bawang merah terlihat berlapis-lapis. Bawang merah adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi lapis. Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis membentuk umbi dan di tengahnya tumbuh tunas. Daun tersebut tersusun berdekatan dan tumbuh pada permukaan atas ruas. Umbi lapis dari tunas terluar akan tumbuh membentuk tunas baru (siung). 
5) Spora

Bentuk spora seperti biji, tetapi sangat kecil. Spora hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop, tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Spora dibentuk di dalam kotak spora (sporangium). Tumbuhan paku adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan spora. Spora mudah diterbangkan angin karena ringan. Sporangium pada tumbuhan paku terletak di bagian belakang daun. Amatilah bagian belakang daun tanaman paku. Apakah kalian melihat bintik-bintik berwarna cokelat kehitaman?

Selain tumbuhan paku, jamur dan lumut juga berkembang biak dengan spora. Jamur adalah tumbuhan yang tidak memiliki klorofil (zat hijau daun). Kita dapat menemukan jamur di tempat- tempat yang lembap. Makanan yang sudah basi biasanya ditumbuhi jamur. Sporangium jamur berisi spora yang sangat banyak

Kotak spora akan pecah jika spora telah masak. Selanjutnya, spora yang telah masak ini akan keluar dan diterbangkan angin. Jika spora jatuh di tempat yang sesuai, spora akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

6)  Membelah diri 

Tumbuhan yang berkembang biak dengan membelah diri adalah tumbuhan tingkat rendah seperti ganggang. Ganggang membelah sel tubuhnya menjadi dua. Masing-masing sel ini akan membelah lagi ketika dewasa. 

7)  Akar tinggal (Rhizoma) 

Rhizoma adalah batang yang tebal dan tumbuh mendatar di dalam tanah. Pernahkah kamu melihat tumbuhan jahe? Jahe berkembang biak dengan akar tinggal atau rhizoma. Rhizoma berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tumbuhan. Rhizoma dapat mempunyai ciri-ciri berikut: 

a)  Bentuknya berbulu-bulu seperti batang dan terdapat kuncup  di bagian ujungnya. 

b)  Bersisik, di setiap sisik ketiak terdapat tunas.

8) Geragih (Stolon)

Geragih adalah batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Tunas pada buku-buku batang yang menjalar di atas tanah tersebut dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Tumbuhan baru tersebut tidak bergantung pada induknya, meskipun tetap bersatu dengan induknya. Arbei, semanggi, dan pegagan berkembang biak dengan geragih di permukaan tanah. Selain arbei, juga ada semanggi dan pegagan. Rumput teki berkembang biak dengan geragih yang tumbuh di dalam tanah

b. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan tumbuhan dengan vegetatif buatan diupayakan manusia untuk memperoleh jenis tumbuhan baru. Tumbuhan baru tersebut diharapkan memberikan hasil yang lebih baik. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan, antara lain mencangkok, okulasi, setek, dan merunduk.

1) Cangkok

Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan dikotil. Di antaranya seperti mangga, jeruk, dan jambu. Langkah- langkah untuk mencangkok adalah sebagai berikut:

a)  Menguliti bagian batang tumbuhan.
b)  Membersihkan kambiumnya.
c)  Menutup batang yang telah bersih dari kulit dan kambium dengan tanah subur. 
d)  Membungkus batang yang sudah ditutup tanah tersebut dengan plastik atau sabut kelapa. Selanjutnya, mengikatnya dengan erat.

2) Setek

Setek dilakukan dengan menanam bagian tumbuhan tanpa menunggu tumbuhnya akar baru. Ada dua macam setek, yaitu setek batang dan setek daun.

a) Setek batang

Tumbuhan yang berkembang biak dengan setek batang adalah ketela pohon, mawar, dan tebu. Tumbuhan yang akan disetek harus memiliki bakal tunas. 

b) Setek daun

Tumbuhan yang dapat disetek daunnya adalah cocor bebek dan sri rejeki. Daun yang hendak disetek harus berwarna hijau segar dan cukup tua. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk menyetek daun:

a. Letakkan daun yang akan disetek di permukaan tanah. 
b. Tanah yang digunakan hendaknya tanah yang subur. 
c. Setelah beberapa hari, pada bagian lekukan-lekukan daun akan tumbuh tunas dan akar.
d. Tunas tersebut akan menjadi tanaman baru. 
e. Selanjutnya, tanaman baru tersebut dipindahkan ke wadah lain (pot). 

3) Okulasi 

Okulasi dilakukan dengan cara menempelkan tunas tumbuhan ke tunas tumbuhan yang lain. Masing-masing tunas memiliki sifat unggul yang berbeda. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan okulasi adalah mangga dan jeruk. 

4) Merunduk

Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan merunduk adalah tebu, apel, dan melati. Tumbuhan yang dikembangbiakkan dengan merunduk harus mempunyai batang yang panjang dan lentur. Cabang tumbuhan yang akan dikembangbiakkan, kemudian disentuhkan ke tanah.

5) Mengenten

Mengenten dilakukan dengan menyambung dua tanaman yang berbeda. Akan tetapi, masih satu jenis. Bagian ujung tanaman dipotong, kemudian disambung dengan tumbuhan lainnya. Tumbuhan sejenis yang digunakan untuk menyambung harus memiliki kualitas yang lebih baik. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan cara mengenten adalah jeruk, jambu, dan durian. 

Monday, April 22, 2019

Perkembanganbiakan Tumbuhan Secara Generatif


Perkembangbiakan secara generatif (kawin) dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik. Pembuahan adalah proses meleburnya sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan terjadi pada bunga dan biji.


Bagian-bagian bunga


Bunga adalah bagian tumbuh-tumbuhan yang paling indah. Kecantikan bunga tidak hanya menarik perhatian manusia, tetapi juga hewan. Bunga apakah yang paling kamu sukai? Bunga memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang berbeda-beda. Bagian-bagian bunga yang terdapat pada bunga sempurna dijelaskan pada gambar dibawah



Tangkai Bunga
Tangkai bunga adalah bagian yang menghubungkan bunga dengan batang tumbuhan. Bagian ujung tangkai bunga membesar membentuk dasar bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga.


Kelopak Bunga
Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi bunga saat masih kuncup. Kelopak bunga akan terbuka saat mekar. Setelah mekar, letak kelopak bunga berada di bagian luar mahkota bunga sebelah bawah.


Mahkota Bunga
Mahkota bunga adalah bagian bunga yang paling indah dengan warna yang menarik. Fungsi mahkota bunga adalah melindungi putik dan benang sari ketika kuncup.

Benang Sari
Benang sari adalah alat kelamin jantan pada bunga. Benang sari terdiri atas kepala sari dan tangkai sari. Di dalam kepala sari terdapat butir-butir serbuk sari (sel kelamin jantan).

Putik
Putik adalah alat kelamin betina pada bunga. Putik terdiri atas kepala putik, tangkai putik, bakal buah, dan bakal biji. Putik berbentuk seperti botol yang lehernya panjang. Kepala putik terletak pada bagian ujung. Bagian putik yang paling panjang disebut tangkai putik. Bakal buah terletak di bagian paling bawah. Bakal biji terletak di dalam bakal buah. Pada bakal biji terdapat delapan inti antara lain sel telur dan calon lembaga


Biji
Biji termasuk alat perkembangbiakan tumbuhan secara generatif. Tidak semua tumbuhan memiliki biji. Hanya tumbuhan berbiji yang memiliki biji. Berdasarkan jumlah keping bijinya, tumbuhan berbiji dikelompokkan menjadi dua. Tumbuhan monokotil (berkeping satu) dan tumbuhan dikotil (berkeping dua). Biji terbentuk dari hasil pembuahan. Biji yang ditanam akan menghasilkan calon tumbuhan baru.


Benang Sari




Putik



Biji terdiri atas bagian-bagian di bawah ini:

Kulit Biji
Kulit biji adalah bagian biji yang paling luar. Kulit biji berfungsi sebagai pelindung dari kondisi lingkungan yang buruk 

Keping Biji
Keping biji terletak di dalam kulit biji. Keping biji merupakan tempat menyimpan makanan dan melindungi lembaga 

Bagian Biji

Lembaga

Lembaga adalah calon tumbuhan baru. Letak lembaga berada di dalam biji. Lembaga terdiri atas bakal akar, bakal batang, dan bakal daun

Daging Biji
Daging biji adalah cadangan makanan bagi lembaga. Selama akar tumbuhan baru belum tumbuh, daging biji ini akan digunakan sebagai cadangan makanan.


Penyerbukan dan Pembuahan

Proses penyerbukan akan terjadi apabila serbuk sari jatuh di atas kepala putik. Penyerbukan dapat terjadi karena bantuan angin, air, sinar matahari, hewan, ataupun manusia. Angin yang bertiup akan meng- goyang tangkai sari. Hal ini menyebabkan serbuk sari beterbangan, kemudian jatuh. Akhirnya serbuk sari menempel di kepala putik.

Serbuk sari akan semakin ringan jika terkena panas sinar matahari. Hal ini dapat memudahkan terjadinya penyerbukan. Penyerbukan juga dapat terjadi karena bantuan manusia. Tujuannya adalah untuk memperoleh tumbuhan jenis baru.


Serbuk sari yang menempel di kepala putik akan tumbuh menjadi buluh sari. Serbuk sari akan berjalan menuju bakal biji melalui buluh sari. Setelah itu, akan terjadi pertemuan antara sperma (serbuk sari) dengansel telur. Peristiwa inilah yang disebut dengan pembuahan. Sel telur yang dibuahi akan tumbuh menjadi biji. Selanjutnya, terjadi proses pembentukan buah. Proses ini ditandai dengan layunya mahkota bunga.
 



Sunday, April 21, 2019

Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi dan Kesehatan Diri


Manusia dapat berkembang biak menghasilkan keturunannya, karena memiliki organ reproduksi. Oleh karena itu, organ reproduksi sangat penting dan perlu dijaga kebersihannya. Organ reproduksi pada perempuan dan laki-laki memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan perbedaan cara membersihkan organ reproduksi tersebut. 

Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan organ reproduksi perempuan:

  • Sebaiknya mandi dua kali sehari dengan air bersih. Jika badan kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan.

  • Saat mengalami menstruasi, sebaiknya mengganti pembalut setiap beberapa jam sekali. Pembalut yang dikenakan harus bersih, nyaman, serta berbahan lembut.

  • Membasuh organ reproduksi sehabis buang air kecil. Cara membersihkannya adalah dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar kuman dari anus tidak masuk ke saluran reproduksi.
  • Hindarilah penggunaan sabun yang mengandung deodoran atau parfum untuk membasuh kemaluan.
  • Jangan terlalu sering memakan makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Garam dapat menyebabkan perasaan tertekan dan tegang.

  • Minumlah air putih lebih banyak dan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Saat menstruasi, banyak zat besi yang hilang dari tubuh kita melalui darah menstruasi.

  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga kebugaran tubuh.

Remaja laki-laki dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan cara-cara berikut:

  • Mandilah minimal dua kali sehari menggunakan air bersih. Jika badan terasa kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan.

  • Gantilah pakaian paling sedikit dua kali sehari.

  • Basuhlah organ reproduksi sehabis buang air kecil.

  • Berolahraga secara teratur dan minum air putih yang cukup banyak.

  • Hindari pemakaian pakaian dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi.

Pada masa remaja, biasanya tubuh kita mudah berkeringat. Hal ini dapat menyebabkan jerawat pada wajah. Untuk menghindarinya, lakukan cara-cara sebagai berikut ini:
  • Segera cuci wajah jika terasa kotor dan lengket.

  • Hindarilah poni yang terlalu panjang dan menutupi wajah. Hal ini karena kotoran pada rambut dapat berpindah ke wajah.

  • Jika diperlukan, pakailah wewangian tubuh agar tubuh terasa segar dan harum

Saturday, April 20, 2019

Perkembangan dan Perubahan Tubuh Perempuan


Ketika remaja, tubuh anak perempuan akan menghasilkan sel telur (ovum). Payudara dan pinggul akan membesar. Selain itu, pada beberapa bagian tubuhnya akan tumbuh rambut-rambut halus.

Diproduksinya Sel Telur

Perubahan utama masa pubertas yang terjadi pada perempuan adalah diproduksinya sel telur. Alat tubuh yang memproduksi sel telur disebut indung telur (ovarium). Hal ini ditandai dengan terjadinya menstruasi. Apakah menstruasi itu?


Menstruasi adalah keluarnya darah dari liang kelamin. Liang kelamin ini disebut vagina. Darah terjadi akibat meluruhnya dinding rahim sebelah dalam. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Setiap bulannya ovarium menghasilkan sel telur yang telah matang dan siap dibuahi. Sel telur tersebut kemudian akan bergerak menuju ke saluran telur. Hal ini menyebabkan menebalnya dinding rahim sebelah dalam. Dinding tersebut akan menebal dan dipenuhi pembuluh darah. Hal ini merupakan persiapan jika terjadi pembuahan.

Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan mati. Hormon estrogen yang dihasilkan ovarium akan menurun jumlahnya. Akibatnya, jaringan dan pembuluh darah di dinding dalam rahim akan mengelupas dan meluruh. Jaringan dan pembuluh darah yang meluruh ini dikeluarkan dalam bentuk darah menstruasi. Oleh karena itu, saat menstruasi perut bagian bawah akan merasa sakit. Siklus menstruasi berulang setiap 28 hingga 36 hari sekali.

Pertumbuhan Payudara
Payudara anak perempuan akan tumbuh menonjol dan membesar pada masa remaja. Payudara perempuan yang sudah melahirkan akan menghasilkan air susu (ASI). ASI dibutuhkan oleh bayi dan sangat baik bagi perkembangannya.

Melebarnya Pinggul
Perubahan lain yang terjadi pada perempuan saat remaja adalah mulai melebarnya pinggul. Pinggul yang lebar dipersiapkan untuk mempermudah proses persalinan pada waktu melahirkan. Selain itu, pada daerah sekitar kemaluan akan tumbuh rambut-rambut halus.