google analytic

Monday, April 22, 2019

Perkembanganbiakan Tumbuhan Secara Generatif


Perkembangbiakan secara generatif (kawin) dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik. Pembuahan adalah proses meleburnya sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan terjadi pada bunga dan biji.


Bagian-bagian bunga


Bunga adalah bagian tumbuh-tumbuhan yang paling indah. Kecantikan bunga tidak hanya menarik perhatian manusia, tetapi juga hewan. Bunga apakah yang paling kamu sukai? Bunga memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang berbeda-beda. Bagian-bagian bunga yang terdapat pada bunga sempurna dijelaskan pada gambar dibawah



Tangkai Bunga
Tangkai bunga adalah bagian yang menghubungkan bunga dengan batang tumbuhan. Bagian ujung tangkai bunga membesar membentuk dasar bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga.


Kelopak Bunga
Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi bunga saat masih kuncup. Kelopak bunga akan terbuka saat mekar. Setelah mekar, letak kelopak bunga berada di bagian luar mahkota bunga sebelah bawah.


Mahkota Bunga
Mahkota bunga adalah bagian bunga yang paling indah dengan warna yang menarik. Fungsi mahkota bunga adalah melindungi putik dan benang sari ketika kuncup.

Benang Sari
Benang sari adalah alat kelamin jantan pada bunga. Benang sari terdiri atas kepala sari dan tangkai sari. Di dalam kepala sari terdapat butir-butir serbuk sari (sel kelamin jantan).

Putik
Putik adalah alat kelamin betina pada bunga. Putik terdiri atas kepala putik, tangkai putik, bakal buah, dan bakal biji. Putik berbentuk seperti botol yang lehernya panjang. Kepala putik terletak pada bagian ujung. Bagian putik yang paling panjang disebut tangkai putik. Bakal buah terletak di bagian paling bawah. Bakal biji terletak di dalam bakal buah. Pada bakal biji terdapat delapan inti antara lain sel telur dan calon lembaga


Biji
Biji termasuk alat perkembangbiakan tumbuhan secara generatif. Tidak semua tumbuhan memiliki biji. Hanya tumbuhan berbiji yang memiliki biji. Berdasarkan jumlah keping bijinya, tumbuhan berbiji dikelompokkan menjadi dua. Tumbuhan monokotil (berkeping satu) dan tumbuhan dikotil (berkeping dua). Biji terbentuk dari hasil pembuahan. Biji yang ditanam akan menghasilkan calon tumbuhan baru.


Benang Sari




Putik



Biji terdiri atas bagian-bagian di bawah ini:

Kulit Biji
Kulit biji adalah bagian biji yang paling luar. Kulit biji berfungsi sebagai pelindung dari kondisi lingkungan yang buruk 

Keping Biji
Keping biji terletak di dalam kulit biji. Keping biji merupakan tempat menyimpan makanan dan melindungi lembaga 

Bagian Biji

Lembaga

Lembaga adalah calon tumbuhan baru. Letak lembaga berada di dalam biji. Lembaga terdiri atas bakal akar, bakal batang, dan bakal daun

Daging Biji
Daging biji adalah cadangan makanan bagi lembaga. Selama akar tumbuhan baru belum tumbuh, daging biji ini akan digunakan sebagai cadangan makanan.


Penyerbukan dan Pembuahan

Proses penyerbukan akan terjadi apabila serbuk sari jatuh di atas kepala putik. Penyerbukan dapat terjadi karena bantuan angin, air, sinar matahari, hewan, ataupun manusia. Angin yang bertiup akan meng- goyang tangkai sari. Hal ini menyebabkan serbuk sari beterbangan, kemudian jatuh. Akhirnya serbuk sari menempel di kepala putik.

Serbuk sari akan semakin ringan jika terkena panas sinar matahari. Hal ini dapat memudahkan terjadinya penyerbukan. Penyerbukan juga dapat terjadi karena bantuan manusia. Tujuannya adalah untuk memperoleh tumbuhan jenis baru.


Serbuk sari yang menempel di kepala putik akan tumbuh menjadi buluh sari. Serbuk sari akan berjalan menuju bakal biji melalui buluh sari. Setelah itu, akan terjadi pertemuan antara sperma (serbuk sari) dengansel telur. Peristiwa inilah yang disebut dengan pembuahan. Sel telur yang dibuahi akan tumbuh menjadi biji. Selanjutnya, terjadi proses pembentukan buah. Proses ini ditandai dengan layunya mahkota bunga.
 



Sunday, April 21, 2019

Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi dan Kesehatan Diri


Manusia dapat berkembang biak menghasilkan keturunannya, karena memiliki organ reproduksi. Oleh karena itu, organ reproduksi sangat penting dan perlu dijaga kebersihannya. Organ reproduksi pada perempuan dan laki-laki memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan perbedaan cara membersihkan organ reproduksi tersebut. 

Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan organ reproduksi perempuan:

  • Sebaiknya mandi dua kali sehari dengan air bersih. Jika badan kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan.

  • Saat mengalami menstruasi, sebaiknya mengganti pembalut setiap beberapa jam sekali. Pembalut yang dikenakan harus bersih, nyaman, serta berbahan lembut.

  • Membasuh organ reproduksi sehabis buang air kecil. Cara membersihkannya adalah dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar kuman dari anus tidak masuk ke saluran reproduksi.
  • Hindarilah penggunaan sabun yang mengandung deodoran atau parfum untuk membasuh kemaluan.
  • Jangan terlalu sering memakan makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Garam dapat menyebabkan perasaan tertekan dan tegang.

  • Minumlah air putih lebih banyak dan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Saat menstruasi, banyak zat besi yang hilang dari tubuh kita melalui darah menstruasi.

  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga kebugaran tubuh.

Remaja laki-laki dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan cara-cara berikut:

  • Mandilah minimal dua kali sehari menggunakan air bersih. Jika badan terasa kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan.

  • Gantilah pakaian paling sedikit dua kali sehari.

  • Basuhlah organ reproduksi sehabis buang air kecil.

  • Berolahraga secara teratur dan minum air putih yang cukup banyak.

  • Hindari pemakaian pakaian dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi.

Pada masa remaja, biasanya tubuh kita mudah berkeringat. Hal ini dapat menyebabkan jerawat pada wajah. Untuk menghindarinya, lakukan cara-cara sebagai berikut ini:
  • Segera cuci wajah jika terasa kotor dan lengket.

  • Hindarilah poni yang terlalu panjang dan menutupi wajah. Hal ini karena kotoran pada rambut dapat berpindah ke wajah.

  • Jika diperlukan, pakailah wewangian tubuh agar tubuh terasa segar dan harum

Saturday, April 20, 2019

Perkembangan dan Perubahan Tubuh Perempuan


Ketika remaja, tubuh anak perempuan akan menghasilkan sel telur (ovum). Payudara dan pinggul akan membesar. Selain itu, pada beberapa bagian tubuhnya akan tumbuh rambut-rambut halus.

Diproduksinya Sel Telur

Perubahan utama masa pubertas yang terjadi pada perempuan adalah diproduksinya sel telur. Alat tubuh yang memproduksi sel telur disebut indung telur (ovarium). Hal ini ditandai dengan terjadinya menstruasi. Apakah menstruasi itu?


Menstruasi adalah keluarnya darah dari liang kelamin. Liang kelamin ini disebut vagina. Darah terjadi akibat meluruhnya dinding rahim sebelah dalam. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Setiap bulannya ovarium menghasilkan sel telur yang telah matang dan siap dibuahi. Sel telur tersebut kemudian akan bergerak menuju ke saluran telur. Hal ini menyebabkan menebalnya dinding rahim sebelah dalam. Dinding tersebut akan menebal dan dipenuhi pembuluh darah. Hal ini merupakan persiapan jika terjadi pembuahan.

Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan mati. Hormon estrogen yang dihasilkan ovarium akan menurun jumlahnya. Akibatnya, jaringan dan pembuluh darah di dinding dalam rahim akan mengelupas dan meluruh. Jaringan dan pembuluh darah yang meluruh ini dikeluarkan dalam bentuk darah menstruasi. Oleh karena itu, saat menstruasi perut bagian bawah akan merasa sakit. Siklus menstruasi berulang setiap 28 hingga 36 hari sekali.

Pertumbuhan Payudara
Payudara anak perempuan akan tumbuh menonjol dan membesar pada masa remaja. Payudara perempuan yang sudah melahirkan akan menghasilkan air susu (ASI). ASI dibutuhkan oleh bayi dan sangat baik bagi perkembangannya.

Melebarnya Pinggul
Perubahan lain yang terjadi pada perempuan saat remaja adalah mulai melebarnya pinggul. Pinggul yang lebar dipersiapkan untuk mempermudah proses persalinan pada waktu melahirkan. Selain itu, pada daerah sekitar kemaluan akan tumbuh rambut-rambut halus.

Tuesday, April 16, 2019

Perkembangan dan Perubahan Tubuh Laki-laki


Laki-laki mengalami perubahan bentuk fisik pada masa pubertas. Ciri-ciri khusus perkembangan remaja laki-laki adalah sebagai berikut.

Diproduksinya sel sperma

Sel sperma dihasilkan oleh alat yang disebut testis. Sperma adalah sel kelamin jantan yang berbentuk seperti kecebong. Sel ini terdiri atas bagian kepala, leher, dan ekor. Testis memproduksi puluhan juta sperma setiap harinya. Produksi sperma yang berlebihan akan dibuang ketika seorang remaja laki-laki mengalami mimpi basah. Cairan sperma akan dikeluarkan dari kantung testis yang telah penuh. Pematangan sperma dan perkembangan mental laki-laki terjadi pada masa remaja.

Sel sperma


Otot menjadi kuat dan dada terlihat bidang

Ketika remaja, otot rangka anak laki-laki lebih berbentuk dan semakin kuat. Latihan pada otot akan semakin memperkuat fungsinya. Selain itu, anak laki-laki juga mengalami perubahan bentuk pada bagian dadanya. Bahunya akan melebar dan berbentuk bidang.


Otot kuat dan dada bidang


Tumbuh Jakun


Jakun adalah tonjolan keras yang berada di tengah leher bagian depan. Tumbuhnya jakun pada masa remaja membuat pita suara laki-laki menjadi lebih besar. Suara laki-laki yang sebelumnya bernada tinggi, berubah menjadi agak rendah. Hal ini yang membuat suara laki-laki terdengar berat dan besar ketika memasuki masa pubertas.

jakun



Tumbuh kumis dan jenggot

Perubahan tubuh pada remaja laki-laki juga ditandai dengan tumbuhnya kumis dan jenggot. Kumis adalah rambut yang tumbuh di atas bibir dan di bawah hidung. Jenggot adalah rambut yang tumbuh di sekitar dagu. Selain itu, perubahan lainnya adalah tumbuhnya rambut-rambut halus di sekitar alat kelamin. Alat kelamin juga mulai membesar.

kumis dan jenggot