google analytic

Saturday, March 7, 2020

Perkembangbiakan Hewan

Perkembangbiakan hewan, secara umum dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

1. Bertelur (ovipar)
2. Melahirkan (vivipar)
3. Bertelur - melahirkan (ovovivipar)

Contoh hewan yang berkembangbiak dengan bertelur adalah:
1. Ikan
2. Ayam
3. Bebek

Contoh hewan yang berkembang biak dengan melahirkan adalah:
1. Kucing
2. Anjing
3. Kambing

Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur melahirkan adalah:
1. Kadal


Berikut dijelaskan perbedaan antara hewan yang melahirkan dengan yang bertelur


Kalian juga bisa tonton video tentang perkembangbiakan hewan disini https://youtu.be/q5baAdQxr3U



Selamat belajar

Sunday, September 22, 2019

Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif


Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif

Selain dengan cara generatif, tumbuhan juga berkembang biak secara vegetatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan tanpa melalui perkawinan. Pada perkembangbiakan vegetatif tidak terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan secara vegetatif ada yang berlangsung secara alami dan karena bantuan manusia.

a. Perkembangbiakan vegetatif alami

Ada bermacam-macam cara perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain:

1) Tunas
Tunas dapat tumbuh melalui pangkal batang, akar, atau daun. Pernahkah kamu melihat pohon pisang yang masih kecil? Pohon tersebut tumbuh di dekat induknya. Pohon pisang adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas batang. Tumbuhan yang juga berkembang biak dengan tunas batang adalah tebu dan bambu. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas akar adalah sukun, cemara, dan kesemek. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas tumbuh pada daun adalah cocor bebek. Tunas yang tumbuh pada akar dan daun disebut tunas adventif.

2) Umbi akar
Umbi akar berguna untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar tidak berkuncup, tidak berdaun, tidak bermata tunas, dan tidak berbuku-buku. Tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi akar adalah bunga dahlia dan wortel. Sisa batang pada pangkal umbi dapat memunculkan tunas. Akar tunas baru akan tumbuh dari bagian sisa batang jika umbi akar tersebut ditanam.

3)  Umbi batang
Kentang, talas, dan ubi jalar merupakan contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Umbi batang sesungguhnya merupakan batang yang tumbuh menggembung di dalam tanah. Umbi batang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Tumbuhan baru akan tumbuh dari mata tunas yang terletak di lekukan pada permukaan umbi tersebut.

4)  Umbi lapis
Pernahkah kamu melihat bawang merah? Jika diiris, bentuk bawang merah terlihat berlapis-lapis. Bawang merah adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi lapis. Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis membentuk umbi dan di tengahnya tumbuh tunas. Daun tersebut tersusun berdekatan dan tumbuh pada permukaan atas ruas. Umbi lapis dari tunas terluar akan tumbuh membentuk tunas baru (siung).


5) Spora
Bentuk spora seperti biji, tetapi sangat kecil. Spora hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop, tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Spora dibentuk di dalam kotak spora (sporangium). Tumbuhan paku adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan spora. Spora mudah diterbangkan angin karena ringan. Sporangium pada tumbuhan paku terletak di bagian belakang daun. Amatilah bagian belakang daun tanaman paku. Apakah kalian melihat bintik-bintik berwarna cokelat kehitaman?

Selain tumbuhan paku, jamur dan lumut juga berkembang biak dengan spora. Jamur adalah tumbuhan yang tidak memiliki klorofil (zat hijau daun). Kita dapat menemukan jamur di tempat- tempat yang lembap. Makanan yang sudah basi biasanya ditumbuhi jamur. Sporangium jamur berisi spora yang sangat banyak.

Kotak spora akan pecah jika spora telah masak. Selanjutnya, spora yang telah masak ini akan keluar dan diterbangkan angin. Jika spora jatuh di tempat yang sesuai, spora akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

6)  Membelah diri
Tumbuhan yang berkembang biak dengan membelah diri adalah tumbuhan tingkat rendah seperti ganggang. Ganggang membelah sel tubuhnya menjadi dua. Masing-masing sel ini akan membelah lagi ketika dewasa.

7)  Akar tinggal (Rhizoma)
Rhizoma adalah batang yang tebal dan tumbuh mendatar di dalam tanah. Pernahkah kamu melihat tumbuhan jahe? Jahe berkembang biak dengan akar tinggal atau rhizoma. Rhizoma berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tumbuhan. Rhizoma dapat mempunyai ciri-ciri berikut.
a)  Bentuknya berbulu-bulu seperti batang dan terdapat kuncup di bagian ujungnya.
b)  Bersisik, di setiap sisik ketiak terdapat tunas. 

8) Geragih (Stolon)
Geragih adalah batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Tunas pada buku-buku batang yang menjalar di atas tanah tersebut dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Tumbuhan baru tersebut tidak bergantung pada induknya, meskipun tetap bersatu dengan induknya. Arbei, semanggi, dan pegagan berkembang biak dengan geragih di permukaan tanah. Selain arbei, juga ada semanggi dan pegagan. Rumput teki berkembang biak dengan geragih yang tumbuh di dalam tanah.

b. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan tumbuhan dengan vegetatif buatan diupayakan manusia untuk memperoleh jenis tumbuhan baru. Tumbuhan baru tersebut diharapkan memberikan hasil yang lebih baik. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan, antara lain mencangkok, okulasi, setek, dan merunduk.

1) Cangkok
Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan dikotil. Di antaranya seperti mangga, jeruk, dan jambu. Langkah- langkah untuk mencangkok adalah sebagai berikut.
  1. a)  Menguliti bagian batang tumbuhan.
  2. b)  Membersihkan kambiumnya.
  3. c)  Menutup batang yang telah bersih dari kulit dan kambium dengan tanah subur.
  4. d)  Membungkus batang yang sudah ditutup tanah tersebut dengan plastik atau sabut kelapa. Selanjutnya, mengikatnya dengan erat. 
Hasil cangkokan yang sudah ditumbuhi akar kemudian dipotong tepat di bawah pembungkus cangkokan. Jangan menanam hasil cangkokan langsung di tanah terbuka. Tanamlah cangkokan di wadah persemaian. Selanjutnya, letakkan di tempat yang teduh sekitar dua bulan. Setelah itu, hasil cangkokan dapat diambil dari wadah persemaian. Selanjutnya, dipindahkan ke tanah terbuka.

2) Setek
Setek dilakukan dengan menanam bagian tumbuhan tanpa menunggu tumbuhnya akar baru. Ada dua macam setek, yaitu setek batang dan setek daun.

a) Setek batang
Tumbuhan yang berkembang biak dengan setek batang adalah ketela pohon, mawar, dan tebu. Tumbuhan yang akan disetek harus memiliki bakal tunas.




b) Setek daun

Tumbuhan yang dapat disetek daunnya adalah cocor bebek dan sri rejeki. Daun yang hendak disetek harus berwarna hijau segar dan cukup tua. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk menyetek daun.

  • Letakkan daun yang akan disetek di permukaan tanah.
    Tanah yang digunakan hendaknya tanah yang subur.
  • Setelah beberapa hari, pada bagian lekukan-lekukan daun akan tumbuh tunas dan akar. Tunas tersebut akan menjadi tanaman baru.
  • Selanjutnya, tanaman baru tersebut dipindahkan ke wadah lain (pot). 
3) Okulasi
Okulasi dilakukan dengan cara menempelkan tunas tumbuhan ke tunas tumbuhan yang lain. Masing-masing tunas memiliki sifat unggul yang berbeda. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan okulasi adalah mangga dan jeruk.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan okulasi adalah sebagai berikut.

a)  Buatlah keratan pada kulit batang tumbuhan yang akan ditempel. 
b)  Ambillah mata tunas tumbuhan lain yang akan ditempel. Ukuran mata tunas harus sama dengan ukuran keratan tumbuhan yang akan ditempelkan.
c) Tempelkan mata tunas tersebut pada tumbuhan yang sudah dipersiapkan.
d)  Ikat erat-erat mata tunas yang sudah ditempelkan. 
e)  Potong bagian atas tanaman yang ditempel jika sudah tumbuh mata tunas. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan tunas menjadi lebih cepat. 


4) Merunduk
Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan merunduk adalah tebu, apel, dan melati. Tumbuhan yang dikembangbiakkan dengan merunduk harus mempunyai batang yang panjang dan lentur. Cabang tumbuhan yang akan dikembangbiakkan, kemudian disentuhkan ke tanah.

5) Mengenten
Mengenten dilakukan dengan menyambung dua tanaman yang berbeda. Akan tetapi, masih satu jenis. Bagian ujung tanaman dipotong, kemudian disambung dengan tumbuhan lainnya. Tumbuhan sejenis yang digunakan untuk menyambung harus memiliki kualitas yang lebih baik. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan cara mengenten adalah jeruk, jambu, dan durian. 

Sunday, August 18, 2019

Perkembangbiakan Manusia


Pada masa remaja, manusia mulai mengalami perkembangan. Remaja laki-laki akan menghasilkan sperma. Sementara remaja perempuan akan menghasilkan sel telur. Remaja perempuan akan mengalami masa menstruasi jika tidak terjadi pembuahan. Perkembangbiakan manusia diawali dengan proses pembuahan sel telur oleh sel sperma. Pembuahan akan menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio (janin).

Embrio akan memperoleh makanan dan oksigen dari ibunya melalui plasenta (ari-ari). Plasenta merupakan penghubung embrio yang menempel pada dinding rahim dengan induknya. Embrio akan tumbuh semakin besar. Pada masa kehamilan terjadi pembentukan organ-organ tubuh seperti jantung dan otak. Hal inilah yang menyebabkan perut ibu yang sedang hamil kelihatan besar. Bayi siap dilahirkan setelah perkembangan janin sempurna. Bayi yang dilahirkan akan diberi ASI (Air Susu Ibu) sebagai makanan utama. Pemberian ASI pada bayi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Perkembangbiakan Hewan


Hewan juga berkembang biak menghasilkan keturunan untuk melestarikan jenisnya. Cara perkembangbiakan hewan akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Bertelur (Ovipar)
Perkembangbiakan hewan dengan cara bertelur disebut ovipar. Ovipar berasal dari kata ovum (telur). Sel telur dari hewan betina dibuahi oleh sperma yang dihasilkan hewan jantan. Pembuahan dapat terjadi di dalam tubuh (internal) dan pembuahan di luar tubuh (eksternal). Ayam, burung, ikan, dan serangga berkembang biak dengan bertelur.


  1. Unggas (bangsa burung)
    Ayam, bebek, dan merpati termasuk unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Pernahkah kamu melihat ayam atau burung yang mengerami telurnya? Hewan-hewan tersebut mengerami telurnya hingga menetas. Ayam dan burung mengerami telurnya sekitar 21 hari. Perkembangbiakan ini terjadi karena pembuahan di dalam tubuh.
  2. Ikan dan Amfibi
    Tidak seperti unggas, kelompok ikan dan amfibi tidak mengerami telurnya hingga menetas. Telur-telur tersebut akan menetas sendiri. Pembuahan pada ikan dan amfibi terjadi di luar tubuh. Saat bertelur, ikan betina akan mencari perhatian ikan jantan. Selanjutnya, akan mengikuti gerakannya. Setelah ikan betina bertelur, ikan jantan akan mengeluarkan sperma. Selanjutnya, pembuahan terjadi di air. Ada juga beberapa jenis ikan dan amfibi yang memelihara telurnya. Telur kodok betina dikeluarkan dari bagian bawah tubuhnya. Sementara punggungnya dipegangi oleh kaki belakang kodok jantan. Ikan mujair memelihara telur-telurnya di dalam mulut. Penyu juga berkembang biak dengan cara bertelur. Akan tetapi, penyu tidak mengerami telurnya. Akan tetapi, ditimbun di tempat tertentu hingga telur menetas .
2. Melahirkan (Vivipar)
Perkembangbiakan hewan dengan cara melahirkan disebut vivipar. Kucing, sapi, dan harimau adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan-hewan ini termasuk kelompok hewan mamalia karena menyusui anaknya. Ada juga hewan air yang berkembang biak dengan melahirkan, misalnya ikan lumba-lumba dan paus. Sebenarnya hewan yang melahirkan juga menghasilkan telur. Telur tersebut tidak dibungkus oleh cangkang dan tidak dikeluarkan dari tubuh. Saat terjadi perkawinan, sperma hewan jantan akan membuahi telur di rahim hewan betina.

Telur yang telah dibuahi disebut zigot. Zigot akan tumbuh menjadi calon individu baru (embrio). Selama itulah hewan betina mengalami kehamilan (mengandung). Setiap jenis hewan mengalami masa kehamilan yang berbeda-beda. Setelah dilahirkan, induk bayi hewan tersebut akan menyusui anaknya.

3. Bertelur-Melahirkan (Ovovivipar)
Perkembangbiakan hewan dengan cara bertelur- melahirkan disebut ovovivipar. Hewan betina yang berkembang biak dengan cara ini juga akan menge- luarkan telur dari tubuhnya. Akan tetapi, telur yang dikeluarkan sudah tumbuh menjadi embrio. Perkembang- biakan ovovivipar diawali dengan bertelurnya hewan betina dalam tubuh. Telur tersebut akan dibuahi sel sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan. 

Hal ini disebut pembuahan.Pembuahan menghasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi embrio di dalam telur. Embrio tersebut akan menetas di dalam tubuh hewan betina. Selanjutnya, calon bayi itu dikeluarkan dari dalam tubuh hewan betina seperti proses melahirkan. Reptil seperti ular boa dan kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar.